Indah T

13 Januari 2020 13:45

Pertanyaan

kelebihan dan kekurangan teori dari masing-masing teori brahmana,ksatria,waisya,dan arus balik?

kelebihan dan kekurangan teori dari masing-masing teori brahmana,ksatria,waisya,dan arus balik?

1

Jawaban terverifikasi

A. Syakur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

26 Desember 2021 13:50

Jawaban terverifikasi

Halo Indah T, Kakak bantu jawab ya Teori-teori tersebut tentunya memilki kelebihan dan kekurangan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut. Kelebihan Teori Brahmana yaitu kaum Brahmana adalah gololngan yang paham mengenai ajaran agama Hindu. Sehingga hanya golongan Brahmana yang berhak dan mampu menyiarkan agama Hindu. Namun teori ini diragukan kebenarannya, sebab para pendeta Hindu tersebut pantang menyebrangi lautan. Kelebihan Teori Waisya adalah para pedagang India yang melakukan aktivitasnya di Nusantara bukan hanya sekadar berdagang, tetapi mereka juga aktif berinteraksi dengan penduduk lokal. Lewat interaksi ini mereka memperkenalkan agama mereka. Teori ini juga diragukan kebenarannya. Jika para pedagang yang berperan terhadap penyebaran kebudayaan, maka pusat-pusat kebudayaan mestinya hanya terdapat di wilayah perdagangan, seperti di pelabuhan. Kenyataannya, pengaruh Hindu banyak ditemukan di daerah pedalaman. Terdapat kelebihan Teori Ksatria, pertama para ksatria memiliki semangat berpetualang untuk menaklukkan daerah lain. Kemudian para prajurit yang kalah dalam perang lantas meninggalkan India dan sampai ke wilayah Nusantara. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan kerajaan-kerajaan baru dan menyebarkan agama Hindu. Kelemahan teori ini adalah tidak adanya catatan tertulis mengenai bukti kolonisasi oleh para ksatria India. Banyak orang yang lebih meyakini Teori Arus Balik, bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia karena dibawa oleh orang Indonesia yang mempelajari agama Hindu di India. Pernyataan teori ini dikuatkan oleh adanya Prasasti Nalanda yang menyatakan bahwa raja Sriwijaya yakni Balaputradewa telah meminta kepada raja di India untuk membangun vihara. Pembangunan vihara ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menimba ilmu para pelajar yang berasal dari Sriwijaya. Merekalah yang nantinya menyebarkan agama Hindu setelah kembali ke Nusantara. Namun sama seperti teori lainnya, Teori Arus Balik memiliki kekurangan, pada saat itu kondisi masyarakat Nusantara masih pasif sehingga kemungkinan untuk belajar agama Hindu-Budha ke India masih perlu dikaji lagi kebenarannya.

Halo Indah T, Kakak bantu jawab ya Teori-teori tersebut tentunya memilki kelebihan dan kekurangan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut. Kelebihan Teori Brahmana yaitu kaum Brahmana adalah gololngan yang paham mengenai ajaran agama Hindu. Sehingga hanya golongan Brahmana yang berhak dan mampu menyiarkan agama Hindu. Namun teori ini diragukan kebenarannya, sebab para pendeta Hindu tersebut pantang menyebrangi lautan. Kelebihan Teori Waisya adalah para pedagang India yang melakukan aktivitasnya di Nusantara bukan hanya sekadar berdagang, tetapi mereka juga aktif berinteraksi dengan penduduk lokal. Lewat interaksi ini mereka memperkenalkan agama mereka. Teori ini juga diragukan kebenarannya. Jika para pedagang yang berperan terhadap penyebaran kebudayaan, maka pusat-pusat kebudayaan mestinya hanya terdapat di wilayah perdagangan, seperti di pelabuhan. Kenyataannya, pengaruh Hindu banyak ditemukan di daerah pedalaman. Terdapat kelebihan Teori Ksatria, pertama para ksatria memiliki semangat berpetualang untuk menaklukkan daerah lain. Kemudian para prajurit yang kalah dalam perang lantas meninggalkan India dan sampai ke wilayah Nusantara. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan kerajaan-kerajaan baru dan menyebarkan agama Hindu. Kelemahan teori ini adalah tidak adanya catatan tertulis mengenai bukti kolonisasi oleh para ksatria India. Banyak orang yang lebih meyakini Teori Arus Balik, bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia karena dibawa oleh orang Indonesia yang mempelajari agama Hindu di India. Pernyataan teori ini dikuatkan oleh adanya Prasasti Nalanda yang menyatakan bahwa raja Sriwijaya yakni Balaputradewa telah meminta kepada raja di India untuk membangun vihara. Pembangunan vihara ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menimba ilmu para pelajar yang berasal dari Sriwijaya. Merekalah yang nantinya menyebarkan agama Hindu setelah kembali ke Nusantara. Namun sama seperti teori lainnya, Teori Arus Balik memiliki kekurangan, pada saat itu kondisi masyarakat Nusantara masih pasif sehingga kemungkinan untuk belajar agama Hindu-Budha ke India masih perlu dikaji lagi kebenarannya.

Pertanyaan serupa

ceritakan proses terbentuknya jaringan Nusantara melalui jalur perdaganga!

Jawaban terverifikasi