Raisaamandalisti R

13 Januari 2020 15:23

Pertanyaan

mekanisme pernafasan burung saat terbang dan saat hinggap?


1

Jawaban terverifikasi

A. Nurrahmi

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

27 Desember 2021 05:23

Jawaban terverifikasi

Halo Raisa, Kakak bantu jawab ya :) Pernapasan burung pada saat terbang melibatkan kantong udara yang menyimpan cadangan O2, sedangkan pernapasan burung pada saat hinggap melibatkan paru-paru. Saat burung hinggap, fase inspirasi (penarikan napas) terjadi ketika tulang rusuk bergerak ke bawah. Akibatnya, rongga dada membesar dan paru-paru mengembang. Paru-paru yang mengembang menyebabkan udara masuk. Udara kaya oksigen sebagian diserap oleh paru-paru dan terjadi pertukaran gas. Sementara itu, sebagian lagi udara dialirkan ke kantong udara bagian belakang. Udara yang terdapat di kantong udara bagian belakang kemudian mengalir ke paru-paru dan menuju kantong udara bagian depan. Fase ekspirasi terjadi ketika burung menghembuskan nafas. Saat hinggap, ekspirasi burung dimulai ketika tulang rusuk kembali ke posisi semula (bergerak ke atas), rongga dada mengecil, dan paru-paru mengempis. Akibatnya, udara dari kantong udara masuk ke paru-paru. Di paru-paru, terjadi pertukaran gas O2 dengan CO2 secara difusi. Udara yang mengandung CO2 dikeluarkan dari paru-paru, menuju trakea, dan dikeluarkan ke luar tubuh melalui hidung. Pada waktu terbang, pernapasan burung dibantu oleh kantong-kantong udara. Hal ini karena saat mengepakkan sayap, gerakan otot sayap menekan paru-paru, sehingga menghambat masuknya udara. Ketika sayap diangkat ke atas, terjadi fase inspirasi (penarikan nafas). Kantong udara bagian ketiak mengembang, sedangkan kantong udara antartulang korakoid terjepit. Udara luar kemudian masuk ke kantong udara di ketiak dan mengalir masuk ke kantong udara di perut (abdominal). Sebagian kecil udara dialirkan ke paru-paru dan kantong udara yang lain. Selanjutnya, kantong-kantong udara tersebut kemudian mengempis dan udara masuk ke paru-paru untuk proses difusi. Ketika sayap diturunkan, terjadi fase ekspirasi (penghembusan napas). Kantong udara bagian ketiak terjepit, sedangkan kantong udara antartulang korakoid mengembang. Karena kantong udara di ketiak terjepit, maka udara pada kantung mengalir ke paru-paru. Di paru-paru terjadi proses pertukaran gas. Udara dari paru-paru kemudian mengisi kantong udara bagian dada, sehingga kantong udara di dada mengembang. Selanjutnya, udara kotor dialirkan keluar melalui bronkus, trakea, lalu ke hidung. Semoga jawabannya membantu ya!


Pertanyaan serupa

jelaskan pengertian gizi

Jawaban terverifikasi