Iklan

Iklan

Pertanyaan

Pada akhir 1956, beberapa panglima militer di berbagai daerah membentuk dewan-dewan yang ingin memisahkan diri dari pemerintah pusat. Terbentuknya dewan-dewan tersebut merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah pusat. Pangkal permasalahan pertentangan antara pusat dan daerah ini adalah ...

Pada akhir 1956, beberapa panglima militer di berbagai daerah membentuk dewan-dewan yang ingin memisahkan diri dari pemerintah pusat. Terbentuknya dewan-dewan tersebut merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah pusat. Pangkal permasalahan pertentangan antara pusat dan daerah ini adalah ...

  1. masalah otonomi dan perimbangan keuangan pusat dan daerah.

  2. persaingan kelompok Islam dan Nasionalis.

  3. ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari AS.

  4. kekacauan politik yang diperparah dengan peristiwa Tanjung Morawa.

  5. persoalan dalam TNI-AD, yaitu soal pimpinan TNI-AD menolak pimpinan baru yang diangkat Menteri Pertahanan tanpa menghiraukan norma-norma dalam lingkungan TNI-AD.

Iklan

I. Uga

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Jawaban yang tepat dari pertanyaan diatas adalah A. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut: Pada tahun 1956, KSAD melarang perwira-perwira melakukan kegiatan politik. Adanya larangan tersebut membuat para perwira di Sumatra yang kebanyakan veteran dari bekas Divisi Banteng menyatakan akan melawan Jakarta. Sikap para perwira tersebut mendapat dukungan dari beberapa panglima militer. Ketidakpuasan para perwira tersebut melahirkan dewan-dewan perlawanan yang ingin memisahkan diri dari pemerintah pusat, diantaranya: Dewan Banteng dibentuk tanggal 20 Desember 1956 di Sumatera Barat oleh Letnan Kolonel Ahmad Husein. Dewan Gajah dibentuk tanggal 22 Desember 1956 di Sumatera Utara oleh Kolonel Maludin Simbolon. Dewan Garuda dibentuk pada pertengahan bulan Januari 1957 oleh Letnan Kolonel Barlian. Dewan Manguni dibentuk pada tanggal 17 Februari 1957 di Manado oleh Mayor Somba. Terbentuknya dewan-dewan tersebut merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah pusat. Timbul sikap tidak mempercayai pemerintah dan di Sumatera Barat muncul pemberontakan yaitu Pemberontakan PRRI/Permesta. Pemberontakan tersebut muncul disebabkan oleh beberapa faktor berikut: Pemerintah pusat belum mampu melaksanakan pola otonomi daerah dengan wajar dan benar. Pemerintah pusat mengalami labilitas yang disebabkan oleh beberapa hal seperti, merajalelanya korupsi, konstituante hasil pemilu tahun 1955 belum berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya, dan dalam masyarakat timbul pertentangan mengenai konsepsi presiden.

Jawaban yang tepat dari pertanyaan diatas adalah A.

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut:

Pada tahun 1956, KSAD melarang perwira-perwira melakukan kegiatan politik. Adanya larangan tersebut membuat para perwira di Sumatra yang kebanyakan veteran dari bekas Divisi Banteng menyatakan akan melawan Jakarta. Sikap para perwira tersebut mendapat dukungan dari beberapa panglima militer. Ketidakpuasan para perwira tersebut melahirkan dewan-dewan perlawanan yang ingin memisahkan diri dari pemerintah pusat, diantaranya:

  1. Dewan Banteng dibentuk tanggal 20 Desember 1956 di Sumatera Barat oleh Letnan Kolonel Ahmad Husein.
  2. Dewan Gajah dibentuk tanggal 22 Desember 1956 di Sumatera Utara oleh Kolonel Maludin Simbolon.
  3. Dewan Garuda dibentuk pada pertengahan bulan Januari 1957 oleh Letnan Kolonel Barlian.
  4. Dewan Manguni dibentuk pada tanggal 17 Februari 1957 di Manado oleh Mayor Somba.

Terbentuknya dewan-dewan tersebut merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah pusat. Timbul sikap tidak mempercayai pemerintah dan di Sumatera Barat muncul pemberontakan yaitu Pemberontakan PRRI/Permesta. Pemberontakan tersebut muncul disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  1. Pemerintah pusat belum mampu melaksanakan pola otonomi daerah dengan wajar dan benar.
  2. Pemerintah pusat mengalami labilitas yang disebabkan oleh beberapa hal seperti, merajalelanya korupsi, konstituante hasil pemilu tahun 1955 belum berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya, dan dalam masyarakat timbul pertentangan mengenai konsepsi presiden.

Konsep Kilat Pemberontakan Dalam Negeri (NEW!)

Bedah Tipe Soal Pemberontakan Dalam Negeri (NEW!)

Latihan Bab

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Tujuan gerakan separatis DI/TII yang dipimpin oleh S.M. Kartosuwirjo adalah .... membentuk negara Daulat Islam Indonesia. memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. memperbai...

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia